Minggu, 12 Oktober 2014

 Untuk kawan-kawan yang ingin membuat hospot dengan mikrotik ini saya jabarakan sedikit caranya. Mikrotik dapat juga dikatakan sebuah merk device yang berfungsi sebagai acces point, mikrotik dapat juga diartikan sebagai software yang berjalan pada device bermerk mikrotik yang berfungsi mengatur device agara dapat dugunakan sesuai kebutuhannya. Tidak jarang banyak kesulitan dalam hal mngatur mikrotik baik konfigurasinya maupun pada saat instalasi. Berikut saya jabarkan beberapa hal yang harus anda lakukan dalam hal mengkonfigurasi mikrotik agar dapat digunakan sebagai acces point. (Note: Perbedaan tipe mikrotik maka terkadang berbeda pula tampilan interfacenya, sehingga perlu anda sesuaikan sendiri).


Sebelum memulai untuk Seting Mikrotik terlebih dahulu kita perlu mengetahui langkah-langkah di bawah ini.
Winbox klik untuk download
IP Publik (192.168.26.7)
Gateway (192.168.26.254
DNS Server (10.11.12.1)
IP standar dari router mikrotik adalah : 192.168.88.1
Login Name : admin password : Kosongkan saja
Jalankan WInbox

Tekan tombol kotak yang berada di samping kolom Connect To

Kemudian Klik IP mikrotik yang akan anda setting



Pada kolom login name anda masukan “admin” dan kosongkan pada kolom password, kemudian klik connect.
Akan muncul pemberintahuan bahwa Router OS sudah memiliki konfigurasi standar, apakah akan kita pertahankan atau di hapus. Lebih baik kita hapus saja. Kemudia klik pada Remove Configuration

Selanjutnya kita klik menu interface, didalam menu interface terdapat dua interface, ether1 yang akan kita asumsikan terhubung dengan internet/IP Publik dan wlan1 yang terhubung dengan jaringan lokal bertindak sebagai akses point. Untuk ether1 tidak perlu kita rubah setingannya dulu langsung kita klik pada wlan kemudian aktifkan wlan1 dengan men klik tombol centang warna biru.


Klik dua kali pada wlan 1, kemudian pada tab wereles rubahlah settingan nya menjadi seperti contoh di bawah ini



Mode : ap bridge
SSID : latihan (nama bebas, menyesuaikan)
Untuk band yang kita pakai pada akses point ini menggunakan signal dengan frequensi 5GHz-a, jika kita menggunakan type akses point yang lain, rubahlah setingan band sesuai dengan frquensi signalnya.
Kemudian klik OK
Memberikan IP Interface dan Gateway serta DNS Server

Klik New Terminal
Kemudian ketikkan perintah untuk memberi IP address pada ether 1
ip address add address=192.168.26.2 netmask=255.255.255.0
interface=ether1


Memasukan gateway untuk koneksi ke internet (yang telah diberikan oleh operator penyedia layanan internet)
ip route add gateway=192.168.26.254

Memasukan DNS Server
ip dns set server=10.11.12.1 allow-remote-requests=yes

jika menggunakan router OS versi 4,5 ke bawah gunakan command
ip dns set primary-dns=192.168.30.254 allow-remote-requests=yes

Memasukan perintah routing
ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade

menambahkan juga IP Addres untuk wlan1
ip address add address=192.168.40.1 netmask=255.255.255.0 interface=wlan1

DHCP Server

IP Pool, yaitu range IP yang bisa digunakan oleh server DHCP anda. Untuk case ini PC akan diberikan ip dari 192.168.40.12 sampai 192.168.40.254, berarti ada 253 PC yang bisa dihandle server DHCP.
ip pool add name=dhcp_pool ranges=192.168.40.2-192.168.40.254


setting DHCP Server ip dhcp-server add address-pool=dhcp_pool authoritative=after-2sec-delay bootp-support=static disabled=no interface=wlan1 lease-time=3d name=dhcp_server


server DHCP menggunakan address pool dgn nama “dhcp_pool” dan menggunakan “wlan1″ untuk interface yang digunakan mikrotik (interface tersebut yang terhubung dengan switch/hub jaringan lokal anda) ip dhcp-server network add address=192.168.40.0/24 comment="" dns-server=192.168.40.1 gateway=192.168.40.1 netmask=255.255.255.0
DHCP mikrotik menggunakan Network ID 192.168.40.0/24 Netmask 255.255.255.0 (/24) dengan pemberian gateway ke 192.168.40.1 dan DNS 192.168.40.1


Memberikan Password Pada Akses Point

Buat security Profile dulu dengan cara klik pada menu Wireless, pada wireless table masuk pada Security Profile, klik pada tombol Tambah (+)



Nama profile : (Sesuai keinginan anda)
Authetication Type : cukup WPA PSK saja
WPA Pre Shared Key : Masukan password yang anda inginkan
Kalau sudah klik OK

Langkah selanjutnya klik pada tab interface, klik dua kali pada wlan1
Pada interface wlan, masuk pada tab wireless. Rubah security Profile menjadi profile yang tadi sudah kita buat

Kemudian OK


Menambah User

Untuk menambah, menghapus atau mengedit user, klik pada menu System kemudian pilih User

Pada menu User List klik pada tombol tambah (+), kemudian masukan nama user baru kemudian pilih group Full untuk memberikan hak akses full pada nama login yang baru. Kemudian klik pada menu password untuk memberikan password pada user.



Selesai deh semoga ini dapat membantu anda...



0 komentar:

Posting Komentar

Categories

Unordered List

Sample Text

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget